PANGEAN — Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 67 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) sukses melaksanakan program kerja utama mereka di Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi. Rangkaian program kerja ini diawali dengan pembuatan Demonstration Plot (Demplot) Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan diakhiri dengan sosialisasi pemanfaatannya bagi warga setempat.
Pembangunan fisik demplot dilaksanakan selama tiga hari, yaitu pada 18, 19, dan 22 Agustus 2026. Tahapan pengerjaan dimulai dari pembersihan lahan, pemasangan pagar bambu di sekeliling area, hingga penanaman berbagai jenis tanaman obat tradisional. Selama proses pengerjaan, masyarakat sekitar sangat antusias untuk ikut serta dan bahu-membahu membantu tim mahasiswa hingga demplot selesai dibangun.
Sebagai puncak rangkaian program kerja, tim KKN Kelompok 67 UMRI menggelar Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman TOGA pada Rabu (26/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memaparkan beragam khasiat dari tanaman yang telah ditanam bagi kesehatan, lengkap dengan tips dan cara pengolahannya secara praktis.
Ketua KKN Kelompok 67 UMRI, Eggy Saputra, menyampaikan harapan besar atas hadirnya demplot ini di tengah masyarakat.
"Kami harap dengan adanya demplot toga ini, masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari toga ini untuk alternatif obat tradisional, atau bahkan bisa dijadikan contoh untuk masyarakat agar dapat menanam toga di pekarangan rumahnya dari demplot yang telah kami bangun ini," ujar Eggy.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Pulau Kumpai, Kepala Dusun, ibu-ibu PKK, serta para kader Posyandu Desa Pulau Kumpai.
Pj Kepala Desa Pulau Kumpai menyambut positif inisiatif tersebut. Beliau menyampaikan harapannya agar demplot yang telah dibuat dapat berguna dengan baik bagi seluruh masyarakat, serta mengimbau agar warga sekitar dapat ikut serta merawat keberlanjutan demplot tersebut.
Melalui sinergi antara mahasiswa, perangkat desa, dan warga setempat, keberadaan demplot TOGA ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terwujudnya kemandirian kesehatan berbasis herba di Desa Pulau Kumpai.

